Emailinquiry@changdechem.com

Telepon sekarang + 86-18807305639
+ 86-18807308909

EN

Berita & Blog

Beranda>Berita & Blog>Berita industri

Perbedaan antara lantai epoksi dan lantai yang sudah mengering

Waktu: 2024-07-25 Hits: 132

Lantai yang diawetkan dan lantai epoksi adalah dua metode perawatan lantai yang umum. Keduanya berbeda dalam komposisi material, proses konstruksi, karakteristik kinerja, dan skenario penerapannya.


1: Komposisi material:


Lantai yang diawetkan: biasanya mengacu pada penggunaan bahan penyegel dan pengawet beton untuk mengolah permukaan dasar semen, dan melalui reaksi kimia, permukaan beton membentuk lapisan permukaan yang padat dan kokoh. Bahan pengawet dapat berupa silikat, silan, litium silikat, dll.


Lantai epoksi: Ini adalah material lantai yang dilapisi di atas tanah setelah resin epoksi dan bahan pengeras dicampur dalam proporsi tertentu. Biasanya terdiri dari lapisan dasar (primer), lapisan tengah, dan lapisan atas. Bahan pengisi seperti pasir kuarsa dan serat kaca juga dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.


2: Proses konstruksi:


Lantai yang sudah diawetkan: Proses konstruksinya relatif sederhana, terutama meliputi pembersihan lantai, pengaplikasian bahan pengawet, pengamplasan, dan pemolesan.


Lantai epoksi: Konstruksinya lebih rumit dan perlu dilakukan secara berurutan, yaitu lapisan dasar (primer), lapisan tengah, dan lapisan atas. Setiap lapisan membutuhkan waktu pengeringan tertentu setelah pelapisan.


3: Karakteristik kinerja:


Lantai yang telah diolah: memiliki ketahanan aus, ketahanan tekanan, dan ketahanan benturan yang baik, permukaannya tidak mudah berdebu, mudah dibersihkan, dan memiliki biaya perawatan yang rendah.


Lantai epoksi: memiliki ketahanan korosi kimia yang sangat baik, ketahanan aus, ketahanan benturan, anti selip, tahan debu, mudah dibersihkan, dan memiliki estetika yang baik. Berbagai warna dapat dicampur sesuai kebutuhan.


4: Skenario yang berlaku:


Lantai yang telah diawetkan: cocok untuk bengkel pabrik, gudang, tempat parkir, dan tempat-tempat lain, terutama tempat-tempat yang memiliki persyaratan tinggi untuk ketahanan aus dan ketahanan tekanan pada permukaan lantai.


Lantai epoksi: cocok untuk rumah sakit, laboratorium, bengkel elektronik, pabrik pengolahan makanan, pusat perbelanjaan, sekolah, dan tempat-tempat lain dengan persyaratan tinggi terhadap kebersihan lingkungan, estetika, dan stabilitas kimia.


5: Perawatan:


Lantai yang sudah mengeras: perawatan sehari-hari sederhana, hanya perlu dibersihkan secara teratur, tetapi lantai yang baru dibangun dan mengeras perlu menghindari beban berat dan goresan dari benda tajam pada tahap awal.


Lantai epoxy: perawatan harian perlu dilakukan untuk menghindari goresan dan benturan, mencegah erosi kimia, dan pemolesan secara teratur dapat meningkatkan daya tahan dan keindahannya.


Saat memilih jenis lantai, Anda perlu memutuskan berdasarkan lingkungan penggunaan sebenarnya dan kebutuhan untuk memastikan bahwa lantai tersebut dapat memenuhi persyaratan fungsionalitas dan daya tahan.

WeChat Image_20240725160527